Iga Penyet

Iga Penyet

Iga Penyet merupakan salah satu kuliner khas Surabaya, Jawa Timur yang memiliki banyak penggemar. Sesuai dengan namanya, iga penyet terbuat dari Iga Sapi yang direbus terlebih dahulu dengan aneka rempah-rempah seperti daun salam, daun jeruk, serai, serta bumbu halus yang terdiri dari bawang putih, bawang merah, lada, kemiri, jahe, lengkuas, gula merah, dan garam. Setelah direbus hingga empuk dan kuahnya habis, daging Iga kemudian digoreng atau dibakar hingga bagian luarnya kecoklatan.

Surabaya dalah salah satu kota yang berkembang dimana menjelang hari-hari terakhir puasa sangat banyak orang  yang memakan iga penyet sebagai hari terakhir puasa sangat banyak orang yang mencicipi masakan ini,berikut ini bahan-bahan pembuatannya.

Bahan:

  • 1 kg iga sapi berdaging, potong-potong
  • 1 liter air
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai
  • 2 lembar daun jeruk purut

Haluskan:

  • 8 siung bawang putih
  • 3 butir bawang merah
  • ½ sdt merica butiran
  • 4 butir kemiri
  • 1 cm jahe
  • 1 cm lengkuas
  • 20 g gula merah
  • 2 sdt garam

Sambal Bawang, haluskan:

  • 6 buah cabai merah keriting
  • 10 buah cabai rawit merah
  • 2 siung bawang putih
  • ½ sdt terasi goreng
  • 1 sdt garam
  • Pelengkap:
  • 3 sdm bawang merah goreng
  • Lalap sayuran (kemangi, timun)
  • Jeruk Limau

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih iga, buang lemak yang berlebihan. Jika ingin mendapatkan yang berdaging banyak pilih Iga Sapi yang bagian tengah ke bawah. Tiriskan.
  2. Didihkan air bersama daun salam, serai, daun jeruk dan bumbu halus.
  3. Masukkan iga sapi, kecilkan api. Masak terus hingga daging iga empuk dan kuah habis.sebelum
  4. Angkat iga sapi, tiriskan.
  5. Panaskan minyak banyak di atas api sedang.
  6. Goreng iga hingga kecokelatan. Angkat dan tiriskan.
  7. Taruh sambal di dalam cobek. Taruh iga sapi di atasnya, tekan-tekan hingga agak pipih.
  8. Taburi bawang goreng.
  9. Sajikan dengan lalap dan jeruk limau.

Buat kalian yang suka Iga Bakar, boleh banget nih mampir ke sini buat nyicipin Iga Bakar nya yang empuk Bumbu nya juga meresap di setiap gigitan! Apalagi kalo disajikan dengan kentang goreng yang garing. Rasanya bener-bener nggak terlupakan deh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *